Malang.kliksurabaya.co.id – Kota Malang terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan capaian pendaftaran Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Sebagai salah satu lokus uji coba, Kota Malang mendorong keterlibatan berbagai unsur agar proses pendataan berjalan lebih luas, sekaligus mendukung penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, transparan, dan berbasis data digital.
Pelaksanaan pendaftaran tidak hanya melibatkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), tetapi juga perangkat daerah terkait lainnya, sektor pendidikan, serta kesehatan. Hal itulah yang terpotret dalam sosialisasi dan pendaftaran Perlinsos Digital yang dilaksanakan di Puskesmas Kedungkandang, Kamis (13/8/2026).
Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Dahliana Lusi Ratnasari, mengatakan kolaborasi menjadi kunci karena proses pendaftaran Perlinsos tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. “Kami menyisir ke Puskesmas karena Perlinsos ini membutuhkan dukungan semua pihak. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan difasilitasi Puskesmas Kedungkandang untuk melakukan registrasi. Ke depan kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai perangkat daerah, terutama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” terangnya.
Lusi juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir terkait keamanan data saat melakukan pendaftaran melalui Agen Perlinsos, karena agen telah dibekali Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari proses verifikasi identitas. “Dengan IKD, masyarakat dapat memastikan bahwa agen yang datang memang memiliki identitas yang terverifikasi. IKD dilengkapi verifikasi wajah sehingga memberikan kepastian bahwa identitas tersebut benar-benar milik yang bersangkutan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kedungkandang, dr. Kholida Nur’ain, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Perlinsos Digital. Menurutnya, fasilitas kesehatan dapat menjadi ruang strategis untuk menyampaikan informasi sekaligus membantu masyarakat melakukan pendaftaran. “Kami sangat mendukung. Karena kami berharap bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan dan tepat sasaran. Kami juga memberikan ruang di area pelayanan, termasuk ruang tunggu Puskesmas, untuk menyampaikan informasi mengenai program Perlinsos kepada masyarakat,” tuturnya.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama Pemerintah Kota Malang untuk memperluas jangkauan pendaftaran sekaligus memastikan pemutakhiran data perlindungan sosial berlangsung secara berkelanjutan. Dengan dukungan lintas sektor, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses informasi dan melakukan pendaftaran Perlinsos Digital secara aman dan tepat.(***)
